Program Microteaching; Mengasah kembali skill guru

Oleh:

Preti Maha Sari, M.Pd         

Kepala PG-TK Islam Al-Azhar Cairo Palembang

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan investasi masa mendatang dimana menjadi pondasi awal dalam meningkatkan perkembangan anak di berbagai aspek mulai dari aspek nilai agama dan moral, sosial-emsoional, bahasa, kognitif, fisik motorik, dan seni. Oleh karena itu, penting sekali untuk menstimulasi aspek perkembangan anak yang sesuai dengan tahapan perkembangannya. Pembelajaran di PAUD juga dikenal dengan konsep bermain sambil belajar. Artinya pembelajaran harus menyenangkan bagi anak-anak dikarenakan durasi fokus anak yang singkat sehingga guru harus kreatif dan berinovasi agar mampu mrnciptakan pembelajaran yang interkatif dan menantang bagi anak-anak.

Ketika membahas tentang mengajar anak usia dini maka akan muncul berbagai pertanyaan seperti, apakah mengajar anak PAUD itu gampang? Bagaimana sih agar anak-anak mau mendengar gurunya mengajar, dan pertanyaan lainnya. Tulisan kali ini membahas tentang pengajaran pada anak usia dini tepatnya di PG-TK Islam Al-Azhar cairo Palembang yang baru-baru ini sudah melaksanakan program Microteaching guru. Tujuan utamanya adalah dalam rangka persiapan PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas). Setelah beberapa lama guru mengajar secara online melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), tentunya kemampuan guru mengajar secara offline/tatap muka harus kembali dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Tujuan kedua adalah diharapkan melaui kegiatan ini setiap guru dapat saling berbagi informasi terkait metode mengajar, APE (Alat Peraga Edukatif), lembar kerja murid, kegiatan murid yang sesuai dengan level perkembangannya.

Kepala PG-TK memonitoring pelaksanaan kegiatan Microteaching di 5 kelas terdiri dari 1 kelas Playgroup, 2 kelas TK A, dan 2 kelas TK B. Selain memantau kegiatan, kepala PGTK juga memberikan input/masukan dari kegiatan praktik mengajar tersebut. Dari kegiatan ini dapat dirangkum hal-hal yang menjadi poin penting dalam mengajar anak usia dini, diantaranya:

  1. Semua kelengkapan mencakup alat & media, rpph harus sudah dipersiapkan H-1 KBM berlangsung.
  2. Mengajar anak usia dini, guru harus enerjik, ceria, dan semangat sehingga membuat anak-anak juga bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.
  3. Kegiatan harus dilaksanakan secara runtut/sistematis sesuai rpph (opening, main activity, dan closing)
  4. Penggunaan iPad (teknologi), English instruction merupakan bagian yang penting dalam mengajar murid di era edukasi 4.0.
  5. Metode mengajar yang bervariasi (metode demonstrasi, realia, music, bercerita, dll).
  6. Penggunaan APE (Alat Peraga Edukatif) buatan guru dan jenis kegiatan yang menarik dan sesuai dengan levelnya.
  7. Reward system (pemberian reward/pujian) agar anak termotivasi untuk belajar lebih semangat.
  8. Rules of class harus konsisten.

Selain itu, pembiasaan baik adalah hal yang menjadi sangat penting sehingga murid tidak hanya meningkatkan kognitifnya saja tetapi dapat menjadikan anak yang berakhlakul karimah, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan baik. Semoga kegiatan melalui program microteaching ini dapat memberikan manfaat sehingga sistem mengajar dan belajar di PG-TK Islam Al-Azhar Cairo Palembang dapat lebih baik lagi.

Views All Time
Views All Time
56
Views Today
Views Today
2

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2016 Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Palembang

WhatsApp WhatsApp us